EDUKASIEKONOMI.COM — Tren grocery store tourism membuat wisatawan menjadikan kebun dan pasar lokal sebagai destinasi wajib selama liburan. Di Indonesia, lima buah khas berikut bisa dipetik langsung dari pohonnya, mulai dari Tapanuli Utara hingga Bandung. Setiap kawasan menawarkan pengalaman agrowisata yang berbeda, lengkap dengan hasil bumi khas daerahnya.
Kebun dan pasar lokal kini masuk daftar destinasi wisata, bukan sekadar tempat singgah. Pola perjalanan yang dikenal sebagai grocery store tourism ini menjadikan produk pangan khas sebagai alasan utama berkunjung ke suatu daerah.
Condé Nast Traveler menempatkan grocery store tourism sebagai salah satu tren perjalanan 2026. Wisatawan ingin mengenal kebiasaan kuliner warga setempat lewat buah dan hasil bumi yang dijual di pasar tradisional maupun kebun.
Di Indonesia, pengalaman itu bisa diperluas dengan menyambangi kawasan perkebunan atau agrowisata. Pengunjung tidak hanya membeli buah, tetapi juga melihat kebun dan mencicipi hasil panen langsung.
1. Mangga Udang dari Tapanuli Utara
Perkebunan Mangga Udang tersebar di Desa Sibandang dan Papande, Tapanuli Utara, Sumatera Utara. Buah ini menjadi ciri khas Pulau Sibandang dan bisa dipetik wisatawan langsung dari kebun.
Keunikan Mangga Udang terletak pada kulitnya yang dapat disantap bersama daging buah. Berkunjung ke sini sekaligus memberi gambaran tentang perkebunan dan hasil bumi masyarakat setempat.
2. Jeruk Siam Madu dari Poncokusumo, Malang
Poncokusumo memiliki deretan kebun jeruk Siam Madu di kawasan penyangga Bromo-Tengger-Semeru, Jawa Timur. Wisatawan bisa datang ke kebun dan menikmati jeruk tepat dari tempatnya tumbuh.
Jeruk Siam Madu dikenal berair banyak dengan rasa manis, sedikit asam, dan menyegarkan. Pengunjung dapat memetik sendiri buahnya untuk disantap di kebun.
3. Kelengkeng dari Mungkid, Magelang
Desa Senden di Mungkid, Magelang, Jawa Tengah, punya kebun kelengkeng seluas sekitar satu hektare. Sekitar 250 pohon kelengkeng ditanam di sana dan menjadi salah satu potensi wisata daerah tersebut.
Wisatawan bisa berjalan-jalan di area kebun sambil memetik dan mencicipi kelengkeng langsung dari pohonnya. Pengalaman menikmati buah seperti ini terasa berbeda dibanding membelinya di pasar.
4. Durian dari Banjarbaru, Kalimantan Selatan
Agrowisata Meek Farm di Banjarbaru menawarkan pengalaman menikmati durian di kawasan perkebunan. Ketika musim panen tiba, pengunjung dapat memetik durian untuk disantap langsung.
Salah satu jenis yang bisa ditemukan adalah durian Golden, yang disebut sebagai durian lokal khas Kalimantan Selatan. Kawasan ini juga memiliki buah lain seperti kelengkeng, manggis, nangka, rambutan, dan alpukat.
5. Stroberi dari Alamendah, Bandung
Desa Wisata Alamendah di Rancabali, Bandung, Jawa Barat, memiliki perkebunan stroberi yang terbuka untuk wisatawan. Pengunjung bisa memetik buah langsung dari kebun sekaligus mengenal proses penanamannya.
Stroberi yang sudah dipetik boleh dibawa pulang. Selain buah segar, tersedia berbagai olahan stroberi buatan masyarakat setempat.
Tips Berburu Buah Lokal
Sebelum berangkat, pastikan musim panen buah yang dituju sedang berlangsung. Sebagian besar kawasan agrowisata ini berada di dataran tinggi, jadi siapkan pakaian hangat dan alas kaki yang nyaman untuk menyusuri kebun.
Bawa uang tunai secukupnya karena tidak semua kebun menerima pembayaran digital. Untuk informasi harga petik dan jam operasional terbaru, sebaiknya konfirmasi langsung ke pengelola kebun atau dinas pariwisata setempat.
Berburu buah lokal saat liburan menjadi cara sederhana mengenal hasil bumi sekaligus aktivitas warga di daerah yang dikunjungi. Kawasan perkebunan layak masuk daftar tempat yang disambangi, bukan hanya destinasi wisata populer.