EDUKASIEKONOMI.COM — Harga penawaran tertinggi CPO dalam tender KPBN Inacom bertahan di Rp15.758 per kg pada Kamis (17/9), sama seperti sehari sebelumnya. Di pasar Rotterdam, kontrak CPO September ditutup US$1.580 per ton, sementara harga pembukaan KPBN Inacom Rp15.775 per kg berstatus withdraw.
PT Kharisma Pemasaran Bersama Nusantara (KPBN) Inacom kembali mencatatkan harga penawaran tertinggi CPO di Rp15.758 per kg. Angka itu tidak bergeser dari perdagangan Rabu (16/9) yang juga berada di level sama.
Harga pembukaan CPO Franco Dumai dipatok Rp15.775 per kg, namun berstatus withdraw (WD). Penawaran tertinggi yang masuk hanya mencapai Rp15.758 per kg, di bawah harga acuan.
Gresik dan Tanjung Duku Ikut WD
Di CIF Pelabuhan Gresik, harga dibuka Rp15.775 per kg dengan status WD. Penawaran tertinggi yang tercatat Rp15.489 per kg.
Untuk FOB Tanjung Duku, harga ditawarkan Rp15.525 per kg dan juga WD. Penawaran tertinggi di titik ini mencapai Rp15.503 per kg.
Status WD di hampir semua titik penyerahan menandakan tidak ada kesepakatan transaksi pada level harga pembukaan. Pembeli dan penjual masih menahan posisi.
Palm Kernel Bergerak Bervariasi
Komoditas Palm Kernel (PK) mencatat harga yang berbeda-beda tergantung lokasi. Loco PKS Aur Gading dibuka Rp13.094 per kg dengan status WD, penawaran tertinggi Rp12.555 per kg.
Loco PKS Bunut ditawarkan Rp13.097 per kg, juga WD, dengan penawaran tertinggi Rp12.705 per kg. Selisih tipis antara kedua lokasi menunjukkan permintaan yang relatif merata.
Rotterdam: Kontrak Oktober Lebih Mahal
Di bursa Rotterdam, CPO kontrak September ditutup US$1.580 per ton. Kontrak Oktober berada di US$1.620 per ton, atau US$40 lebih tinggi.
Struktur harga yang menanjak untuk kontrak berjangka berikutnya mengindikasikan pasar masih memperhitungkan kenaikan permintaan pada bulan-bulan mendatang.
Palm Kernel Oil (PKO) kontrak September–Oktober tercatat US$2.125 per ton, turun 65 poin. Kontrak Oktober–November berada di US$2.150 per ton.
Beberapa komoditas turunan lain tidak diperdagangkan. Oleochemical (OLE) September dan Oktober, serta Coconut Oil (CNO) September–Oktober dan Oktober–November, berstatus unquoted (UNQ).
Harga Soybean Oil (SBO) tercatat turun 83 poin. Pelemahan minyak nabati pesaing ini bisa menjadi sinyal tersendiri bagi posisi CPO di pasar global.
Arti Angka Ini bagi Pasar
Stabilitas harga penawaran tertinggi CPO KPBN Inacom selama dua hari berturut-turut menunjukkan pasar domestik belum menemukan katalis baru. Harga pembukaan yang berulang kali WD memperlihatkan produsen enggan melepas stok di bawah ekspektasi.
Sementara itu, spread antara kontrak September dan Oktober di Rotterdam memberi ruang bagi pelaku pasar untuk menimbang ulang strategi jual-beli. Seluruh harga KPBN Inacom yang dikutip belum termasuk PPN.