EDUKASIEKONOMI.COM — PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk memperkuat ekspansi bisnis perbankan digital lewat penandatanganan Nota Kesepahaman dengan Universitas Lampung di Bandar Lampung, Kamis (17/9). Kerja sama ini menyasar ribuan civitas akademika Unila sebagai captive market produk dan layanan digital BTN. Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi bank pelat merah itu menggenjot penetrasi segmen muda dan institusi pendidikan.
Bank BTN menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan Universitas Lampung, sekaligus menggelar program BTN Goes to Campus 2026 di kampus tersebut. Kegiatan ini dirancang sebagai landasan bisnis untuk mengoptimalkan potensi ekonomi dan digitalisasi ekosistem kampus.
Direktur Commercial Banking BTN, Hermita, menyerahkan bantuan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) berupa beasiswa pendidikan bagi mahasiswa Unila. Penyerahan disambut Rektor Universitas Lampung, Prof. Dr. Ir. Lusmeilia Afriani, D.E.A., IPM., ASEAN Eng., beserta jajaran pimpinan tinggi kampus.
Mengapa BTN Incar Civitas Akademika Unila
Melalui kerja sama ini, BTN membidik penguatan captive market sekaligus memperluas penetrasi produk dan layanan perbankan digital kepada ribuan civitas akademika Unila. Segmen kampus dinilai punya potensi besar karena populasi mahasiswa dan dosen yang aktif bertransaksi secara digital.
Sinergi di sektor pendidikan menjadi salah satu jalur ekspansi yang dipilih BTN untuk memperkuat bisnis perbankan digitalnya. Kampus dianggap sebagai ekosistem yang bisa mempercepat adopsi layanan keuangan digital di kalangan generasi muda.
Balé by BTN dan BTN Digital Store Jadi Andalan
Dalam kuliah umum bertajuk "Transformational Leadership to Drive Innovation in the Banking Industry", Hermita memaparkan transformasi korporasi sebagai kunci BTN mengalihkan model bisnis konvensional menuju perbankan digital yang berorientasi pada pengalaman nasabah.
"Perjalanan BTN sejak menjadi pelopor Kredit Pemilikan Rumah (KPR) hingga kini menghadirkan super app Balé by BTN dan akselerasi BTN Digital Store adalah bukti nyata ekspansi bisnis yang didorong oleh transformasi visi dan budaya kerja. Kami ingin membawa nilai-nilai inovasi ini kepada generasi muda Unila sebagai bagian dari strategi membangun ekosistem digital jangka panjang," ujar Hermita.
Hermita menegaskan akselerasi layanan digital, seperti efisiensi transaksi lewat super app dan optimalisasi Digital Store, harus dikawal kepemimpinan yang adaptif dan visioner. Kepemimpinan transformatif dipandang sebagai motor penggerak utama untuk menciptakan pola pikir inovatif di dalam organisasi.
Beasiswa hingga Kuliah Umum di Unila
Rangkaian kegiatan BTN di Unila tidak hanya berisi penandatanganan kerja sama bisnis. Bank tersebut juga menyerahkan bantuan beasiswa pendidikan bagi mahasiswa Unila sebagai bagian dari program TJSL perusahaan.
Hermita turut membawakan kuliah umum di hadapan para mahasiswa. Materi yang disampaikan menyoroti bagaimana transformasi korporasi menjadi kunci sukses BTN dalam mengalihkan model bisnis konvensional menuju era perbankan digital yang berorientasi pada nasabah.
Target Penetrasi Pasar Segmen Muda
BTN optimistis sinergi dengan Unila dapat memperkuat penetrasi pasar di segmen muda dan institusi pendidikan. Perseroan juga berharap dapat menghadirkan solusi perbankan terintegrasi yang memberi nilai tambah nyata bagi pertumbuhan bisnisnya ke depan.
Langkah BTN menyasar kampus sejalan dengan tren bank BUMN lain yang berlomba memperluas basis nasabah digital sejak usia muda. Persaingan di segmen ini kian ketat seiring makin banyaknya layanan keuangan digital yang menawarkan kemudahan transaksi.
Keberhasilan ekspansi BTN di ekosistem kampus akan menentukan seberapa cepat perseroan mengejar target pertumbuhan bisnis perbankan digitalnya di tengah kompetisi industri yang makin ketat.